(Fanfic) The Truth of Lies

Title : The Truth of Lies

Author : azureicesky

Casts : DBSK’s Changmin, F(x)’s Victoria

Length : Drabble

Rating : G

 Image

                Kalau kau berpikir cinta sejati itu ada, kau salah. Pada akhirnya, semua akan bermuara pada satu hal: kekecewaan. Setidaknya itulah pelajaran yang Changmin dapatkan hari ini, setelah kenyataan pahit itu terkuak melalui konflik-konflik kecil yang terlihat normal. Ia menyeret langkahnya dengan berat hati, seberat koper hitam yang ia tarik menyusuri gerbang airport. Sebagian hatinya masih terluka, namun sebagian lagi telah sembuh hanya dalam beberapa jam. Ia bukan orang yang mudah putus asa, jadi ia menolak mentah-mentah ketika kesedihan mencoba merengkuhnya. Ini sebuah kehidupan, dimana setiap jengkal konfliknya bisa kau anggap sebagai sebuah peristiwa yang wajar.

 


Di lain tempat, ada orang yang sedang menangisi kematian saudaranya.

Di lain tempat, ada orang yang tengah berjuang mencapai ambisinya.

Lalu di lain waktu…ada orang yang berhasil menikmati kebahagiaannya. Tentu saja setelah melalui kerikil-kerikil tajam di atas jalan hidupnya.

                Jadi Changmin tidak berpikir ini sebuah akhir. Ini hanya satu dari ribuan kebohongan yang akhirnya terungkap, dan ia tak boleh terluka karena mengetahui kebenaran. Seharusnya ia bersyukur.

Seharusnya…

Seharusnya…

                Kata itu hanyalah idealisme belaka, satu dari banyak sugesti yang terus ia bisikkan pada dirinya. Kenyataannya, ia tidak bisa menelan mentah-mentah bongkahan pahit ini. Victoria… Gadis cantik beretnik China itu telah menimbun ribuan kebohongan selama 3 tahun. Ia terus membiarkan Changmin tenggelam dalam kebahagiaan palsunya. Mereka terpisah jarak, sehingga telepon dan skype menjadi satu-satunya jalan untuk terhubung. Ketika Changmin akhirnya memutuskan untuk membuat kejutan kedatangan ke China, ia menemukan bahwa gadis yang dicintainya telah terikat janji sehidup semati dengan pria lain, dan itu membuatnya hancur.

Ya, hancur…Untuk beberapa jam yang lalu…

                Pesawat menuju Korea telah lepas landas. Di dalamnya, Changmin termenung, dan mempelajari banyak hal: bahwa ini adalah hidup, dimana waktu takkan pernah berhenti untuk menunggumu. Hari akan berganti, dan banyak hal akan terjadi. Mereka hanya bisa diukir, tapi tidak bisa dihapus. Dan ketika satu dari mereka adalah kebohongan, kau akan menghargai adanya kebenaran.

Lie does exist so that you can appreciate when the truth comes.

 

Don’t be a Silent Reader!!!

Leave a Comment Please.

Thank You~❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s