(Flashfic) Fate

Favim.com-amazing-bug-close-cute-heart-insect-101790

        Ada rasa pahit dan panas ketika gadis itu mencoba menggilas kepedihannya, mengalir dalam tenggorokannya, lalu menguap di antara sekat –sekat pernafasannya yang tipis.  Mata coklatnya bergerak selintas, melirik pemuda parlente yang berjarak dua atau tiga puluh centi di sisi kanannya.  Pemuda itu menautkan kancing-kancing kemeja putihnya yang lusuh, lalu beranjak mengenakan sepasang sepatu kulit yang tercecer di penjuru ruangan . Fajar telah merayapi dunia dari ujung timur, menembus masuk jendela ruangan yang tadinya kelam.  Pemuda itu, lagi-lagi, harus berburu waktu dengan kehidupan.

             “Sica, kau baik-baik saja?”, pemuda itu sejenak menghentikan aktivitasnya dan menoleh pada si gadis ketika disadarinya gadis itu tak bergeming sejak tadi. Namanya Jessica. Setelah tujuh tahun, ada beberapa hal yang berubah pada gadis itu. Tetapi ketika Taecyeon mengamatinya sekali lagi, ia sadar akan satu hal. Segala tentang  gadis itu telah berubah.

         “Ada yang salah denganku?”, Jessica menautkan alis dan memicingkan mata setengah berlagak tak acuh, lalu menenggak kembali vodkanya.

             “Kau kelihatan pucat”.

            “Uh, halusinasimu saja”, ia menyudahi tegukannya, meletakkan botol itu di atas nakas, lalu beringsut ke dalam selimut. “Pastikan kau meninggalkan kewajibanmu, Taeckie”.

             Yang diajak bicara hanya tersenyum. Ia meraih dompetnya, mengambil beberapa lembar uang besar, lalu meletakkannya di atas nakas—di bawah botol Jessica. Ketika langkah kaki pemuda itu tenggelam di balik pintu, Jessica merasakan cairan asin menyisip di antara bibirnya yang berpoles merah jambu. Isakannya terbendung, tetapi luka hatinya menganga. Memori masa lalu tiba-tiba saja menjejali setiap tarikan nafasnya, membuatnya sesak dan hampir mati. Seharusnya ia tak pernah melepaskan Taecyeon hari itu, tujuh tahun lalu, di bawah pohon maple yang kering dan menyedihkan. Ada takdir yang lebih baik yang mungkin menunggu mereka hari ini, andai saja saat itu Jessica tidak dengan egois membuang si pemuda yang mencintainya itu dengan cuma-cuma.  Andai saja ia tak pernah jatuh dalam bujuk rayu orang lain yang ternyata mematikan. Mungkin ia dan Taecyeon  akan menikah dan punya banyak anak. Mungkin mereka akan mengecup indahnya janji sehidup semati dan saling mendampingi hingga mati.

               Tetapi semua itu tak pernah terjadi.

               Karena takdir mereka berhenti sampai di sini.

               Taecyeon,

               cinta pertamanya,

               one-night standnya.

_________________________________________________****_____________________________________________

a/n: INI APAAA??? Saya tidak tahu ini apa >///<

2 thoughts on “(Flashfic) Fate

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s