Fanfiction

(Fanfic) Inferno-The Rotten World part I

Title : Inferno-The Rotten World

Author : azureicesky

Casts : Sehun (Stevan), Luhan (Loui), Lay (Ray), D.O (Miguel), Kris (Kris), Kai (Alvarez), Yunho (Julian), Changmin (Aciano).

Genre : Action, Hurt

Ini adalah tahun 2100, tahun dimana segalanya telah membusuk—pemerintah, ilmuwan, ekonom, media, dan ya, segalanya. Kau tidak akan pernah menemukan orang-orang itu bekerjasama untuk menyelamatkan negara dan masyarakat.   Pemerintah tidak pernah mengambil kebijakan untuk membekuk kartel narkoba terbesar di negara kami sebab kartel tersebut memiliki jaringan yang kuat dengan para ekonom, sehingga memberantasnya juga berarti memangkas devisa negara. Para ilmuwan sedang berlomba-lomba  menciptakan substansi peledak paling menakutkan dengan menggabungkan god particle dengan toksin dari tanaman hemlock. Continue reading “(Fanfic) Inferno-The Rotten World part I”

Fanfiction

(Fanfic) Inferno- The Rotten World Prolog+Casts

Oke, setelah nonton Skyfall dan ngeliat berbagai berita tentang kartel-kartel narkoba di Meksiko, saya jadi terinspirasi buat bikin fanfic yang menggabungkan cerita keduanya. Ditambah dengan imajinasi-imajinasi saya yang akhir-akhir ini agak ‘meliar’, jadilah saya membuat fanfic ini.

Inferno – The Rotten World

Genre : Action

Rating : PG 17

Dan karena fanfic ini bersetting di Meksiko, saya mengganti nama-nama castsnya dengan nama-nama orang Meksiko. Hehe. Tapi tenang, namanya tetep mirip sama nama asli mereka kok, kecuali namanya D.O, Kai, n Changmin. Wkwkwkwk. Berikut daftar nama castnya:

Main casts :

Sehun – Stevan (agen rahasia tingkat B)

Luhan – Loui Continue reading “(Fanfic) Inferno- The Rotten World Prolog+Casts”

Fanfiction

(Fanfic) The Truth of Lies

Title : The Truth of Lies

Author : azureicesky

Casts : DBSK’s Changmin, F(x)’s Victoria

Length : Drabble

Rating : G

 Image

                Kalau kau berpikir cinta sejati itu ada, kau salah. Pada akhirnya, semua akan bermuara pada satu hal: kekecewaan. Setidaknya itulah pelajaran yang Changmin dapatkan hari ini, setelah kenyataan pahit itu terkuak melalui konflik-konflik kecil yang terlihat normal. Ia menyeret langkahnya dengan berat hati, seberat koper hitam yang ia tarik menyusuri gerbang airport. Sebagian hatinya masih terluka, namun sebagian lagi telah sembuh hanya dalam beberapa jam. Ia bukan orang yang mudah putus asa, jadi ia menolak mentah-mentah ketika kesedihan mencoba merengkuhnya. Ini sebuah kehidupan, dimana setiap jengkal konfliknya bisa kau anggap sebagai sebuah peristiwa yang wajar.